INSPIRASI Semangat Pagi Kawan

“Kebaikan itu meninggalkan sinar di wajah, cahaya di hati, keluasan rizki, kekuatan fisik, dan kecintaan dalam hati orang lain… Kejahatan itu mengakibatkan kegelapan di wajah, dan di hati, kelemahan di badan, kekurangan dalam rizki, dan kebencian dalam hati orang lain”. (Abdullah Bin Abbas)

 

‘Education and ambition will carry you out far in the pursuit of yours goals, but if you combine your knowledge with altruis action, your potential for succes will be unbounded”(James W .Lewis, Dir.Eksctif Golden Key Nationa Honor AS)

 

“Kalau saya tidak mencintai pekerjaan saya,maka bisa diastikan saya akan mengerjakannya secara asa-asalan,kalau saya mengerjakan pekerjaan saya secara asa-asalam,bisa dipastikan saya tidak akan pernah menghasilkan sesuatu yang berarti.Bila saya tidak menghasilkan sesuatu yang berarti,tidak akan pernah ada yang mau memandang saya”(Gede Prama)

 

“Ketika cinta memanggilmu,ikutilah,meskiun jalan yang kautempuh begitu terjal dan berliku-liku.Ketika sayap-sayanya merengkuhmu,serahkan dirimu padanya”(Khalil Gibran)

 

“Tujuan hidup ini bukanlah untuk menyelesaikan semua tugas,tapi untuk menikmati setiap langkah dalam perjalanan hidup dan merasakan hidup yang penuh dengan cinta kasih sayang”(Richard Calson)

 

Hidup Ini Sederhana

“Hidup ini sederhana maka sederhanakan hidup, begitulah seharusnya kita menyikapi” ini adalah kata-kata yang diberikan dari seorang ustadz ketika saya berbincang dengan beliau tentang kehidupan.

 

Jika diresapi mendalam kedua kalimat tersebut begitu dasyat, dan itu hanya akan keluar dari orang yang benar-benar memahami hidup ini. Terkadang disadari atau tidak kita sering begitu rumit memikirkan hidup ini, terlalu pusing memikirkan hal-hal yang sebenarnya sudah dijamin oleh Allah. Terlalu muluk-muluk berfikir ambisius dan terlalu khawatir dengan apapun yang sedang terjadi. Sehingga kita sibuk menanyakan ke otak solusi dari semuanya, padahal otak juga tidak punya kuasa untuk menyelesaikannya. Alhasil akan banyak orang frustasi dan sibuk memikirkan yang menjadi kuasa Nya. Energi habis, pikiran lelah dan tentunya kehilangan detik-detik berharga dalam hidupnya yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan kebaikan.

 

Berfikirlah sederhana dan sederhanakanlan hidup ini, artinya jangan terlalu ambil pusing dengan semua yang terjadi dalam kehidupan ini. Cukup serahkan kepada Allah dan biarkan Allah menjalankan skenario dan menyelesaikanNya, tanpa perlu banyak bertanya. Let it flow so..semakin lama kita akan semakin mudah lagi dalam menyikapi hidup ini. 🙂

LOGIKA SIAPA?

Saya melihat begitu banyak orang yang berani bertindak berbeda dari yang lainnya, seperti

1. Menyedekahkan semua hartanya tanpa takut kelaparan dan miskin

2. Mengambil sebuah keputusan mustahil kata banyak orang

3. Berani bertindak dengan sedikit informasi tanpa takut gagal

Ini hanyalah sebagian contoh yang sering terjadi disekitar kita dan ternyata dari kejadian itu mereka biasanya bertambah kaya, bertambah pemahamannya tentang hidup, bertambah dekat dengan Allah, bertambah dewasa, bertambah tanggu, bertambah kematangan jiwanya, bertambah bijaksana, pastinya bertambah bahagia. But yang semuanya itu tak bisa diniliakan dengan uang. 

Manusia sedikit sekali bersyukur

Biasanya ketika mendapatkan sebuah kejadian manusia lebih mengutamakan prasangka negatif daripada bersyukuri

Tak berani mengambil langkah karena masih menggunakan logika manusia yang penuh perhitungan. Berbeda dengan logika Allah yang tak bisa dijangkau dengan akal manusia. Menurut manusia tak mungkin tapi menurut Allah itu sangat mungkin. so gunakan logika Allah dalam setiap hidupmu,, maka engkau akan selalu tenang dan berani dalam mengambil setiap keputusan. Karena ada Allah yang Maha Besar dan tak pernah tidur.

Teringat surat Al-Mulk salah satu surat favorit saya, karena betapa besarNya dan kuasaNya disampaikan di surat ini. Di akhir ayat kedua Allah menggandengkan Al’Aziz dan Al ghofur. Semaha perkasanya Allah tapi Allah tetap mendahulukan ampunannya. So jangan takut melangkah dalam hidupmu, jangan takut salah karena ada Allah yang akan mengampunimu.

That’s why Al mulk juga menceritakan tentang langit dan bintang, hingga sekarang saya sangat menyukai aktivitas memandang langit dan bintang. Tiga tahun silam sangking saya sukanya dengan surat An Najm sampai-sampai ngasih saran ke saudara ngasih nama anaknya yang baru lahir dengan nama “Najma” hehe. Dengan memandang langit dan bintang jiwa terasa kecil, pasti kita berfikir bagaimana Allah bisa meninggikan langit tanpa tiang?, dengan memandang langit serasa tak pernah kesepian karena dimanapun berada kita bisa selalu berdialog denganNya serasa selalu tersambung dengannya. Sinyalnya kuat maka koneksi dengan Nya lancar 🙂

That’s life bro sepanjang hidup adalah belajar dan Allah langsung yang menjadi guru kita. Karena masih banyak PR untuk memperbaiki bangsa ini menjadi bangsa besar bukan hanya secara teritorial tapi besar dengan karya.

 

Banyak orang takut sengsara dalam hidupnya karena logika manusia pernuh perhitungan, jika begini..nanti begini..jika begitu..ga bisa begini…. Jika engkau ingin membuktikan seberapa besar rasa percayamu bahwa Allah akan memenuhi semua kebutuhan dalam hidup kita, maka benturkan dirimu dengan hal-hal yang takut engkau lakukan[positif red], semakin takut melakukan maka disitu sebenarnya terletak Rahmat   Allah yang sangat besar.

 

Selamat mencoba, HATI-HATI RESIKONYA ANDA BISA BAHAGIA dan MENJADI ORANG PALING BERUNTUNG . 🙂

 

SURGA DARI KAMAR MANDI ? [MengIndonesia]

Ini adalah judul artikel yang saya buat sekitar 2 tahun lalu tepatnya 21 juli 2010. Agar semakin memahmi Kebesaran Allah dan sempurnya Seknarionya, silhkan membaca artikel ini dulu http://www.facebook.com/notes/istiqomah-nur-l/surga-dari-kamar-mandi/405861040997 baru nanti melanjutkan membaca tulisan ini.

 

Saya baru tau ada sekeluarga yang hidup tidak layak di sekitar tempat tinggal saya, waktu itu mereka masih menempati sebuah ruangan berukuran kamar mandi. Cukup kecil dan sempit untuk dihuni 3 orang, jangan dibayangkan rasa nyamannya untuk tidur saja kaki tak bisa diluruskan. Ya benar, karena ruangan itu dulu memang sebuah kamar mandi bekas Sekolah Dasar yang sekarang sudah beralih fungsi menjadi tempat tinggal.

Sudah 2 tahun berlalu, setiap saya bertemu teman saya ceritakan kondisi  keluarga tersebut dan saya ajak untuk mengunjunginya. Rata-rata teman-teman saya menitikkan air mata melihat kondisinya, tapi bagi saya air mata itu sudah kering. Setiap teman yang saya ajak ternyata mereka mengajak teman-temannya yang lainnya untuk mengunjungi. Saya merasa sedikit lega, karena banyak orang peduli pada nenek iyah dan kakek feri.

Namun lamban laun seiring berjalannya waktu, teman-teman yang sering mengunjungi mulai menghilang satu persatu. Entah pindah keluar bandung, entah alasan ngerjain TA/PA/Skripsi atau entah dengan alasan lainnya yang merasa sok sibuk. Duh kalau mengingatnya harus dibarengi Istigfar, seharusnya mereka tidak boleh menjadikan itu sebagai alasan untuk berhenti berbuat kebaikan. Marah? iya tapi cukuplah kemarahanku atas sikap mereka kuadukan ke Allah. Tak ada gunanya juga menyimpan semua perasaan itu.

Kulupakan teman-teman yang dulu begitu banyak, ya aku pun harus legowo menerima sikap mereka. Karena setiap orang punya pilihan, tapi pilihanku ingin tetap merawatnya hingga ajal menjemputku. Biarlah nanti Allah yang akan mengganti semuanya. Tak bisa disalahkan juga mereka yang pernah membantu, setiap orang tidak bisa disamakan. Saya mengucapkan jazakallah khairan katsiran atas kesediaan teman-teman membantu nenek iyah, kakek feri dan ina. Pasti Allah akan membalasnya.

Hari ini setelah dua tahun berlalu, Allah memberikan seseorang yang mau perhatian dan rutin mengunjunginya. Dia adik kelasku yang seminggu lalu saya ajak menengok nenek. Begitu banyak orang ingin membantu, saya sangat senang melihatnya. Benar-benar saya melihat buktinya Allah pasti mencukupi semua kebutuhan hamba-hambanya.

Dan hari ini Allah menunjukkan Kebesaran dan kuasanya, karena saya gundah jika suatu saat saya meninggal, jika suatu saat saya harus meninggalkan Bandung. Siapa lagi yang mau secara rutin menengok dan merawata nenek, ina dengan penuh kasih sayang. Saya mewasiatkan pada dua orang untuk terus merawat nenek jika saya sudah tidak ada yaitu adik kelas saya tadi dan salah seorang sahabat dekat saya. Saya bisa lebih bernafas lega, karena selama dua tahun ini mencari-cari orang yang tepat untuk menyampaikan hal tersebut. Dan saya tidak ragu dengan mereka berdua, Insya Allah dengan izinNya mereka berdua bisa menjalankan amanah yang saya berikan.

Kembali lagi hari seorang trainer yang mengajari saya tentang Dream Planning dan Foto Aura mencari tempat untuk lokasi syuting “Menjemput Impian”. Langsung saja saya tawarkan lokasi nenek iyah tadi, dan subhanallah team Kang Zae bersedia. Dan ini beberapa gambar yang sempat saya ambil setelah selesai syuting dari Sindo Tv.

Kang Zae, nenek iyah, ina setelah Syuting selesai.

Mas kameramen yang menangis dari awal masuk rumah hingga sesi selesai, dan adik2 dari SMA Unpas.

Subhanallah, saya hanya bisa mengucap syukur bahwa Allah menenangkan hati saya dengan begitu banyaknya orang yang bersedia membantu. Kejadian ini membuat saya semakin yakin bahwa Allah itu dekat dan sangat dekat, bahwa Allah itu Maha Mendengar semua permintaan dalam hati kita pasti dikabulkan hanya bersabarlah menunggu waktu terbaik menurut Allah.

Begitu banyak orang yang ingin membantu, saya ingin membuat sebuah komunitas yang bergerak sosial. Karena masih banyak orang-orang seperti nenek iyah, hanya saja kita belum menemukannya. Rasanya juga tidak adil jika semua bantuan hanya terfokuskan pada nenek iyah, sedangkan masih banyak diluar sana yang kelaparan. Sahabatku mulailah menengok kekanan dan kekiri dari tempat tinggal kita, adakah keluarga yang memiliki nasib yang sama dengan nenek iyah? Mereka yang lebih dekat denganmu lebih utama untuk engkau bantu. Biarlah kisah hidup nenek iyah dan kakek feri(alm) menjadi inspirasi banyak orang. Subhanallah mereka orang yang sederhana, ikhlas dan sabar menjalani hidup pemberian Sang Maha Hebat, bisa menjadi inspirasi begitu banyak orang. Nah kita, yang serba kecukupan segalanya sudahkah menjadi inspirasi bagi orang lain? Jika belum, masih ada waktu kawan ..masih ada waktu,, jadilah pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Selamat berjuang.

Spesial thank’s to Kang Zae Hanan, Kang Ian, Rijani, Sma Unpas, Bem IT telkom, fosma Politeknik Telkom, keluarga mahasiswa sukapura, rio, mbak huri dan yang mendoakan secara diam-diam ataupun terang-terangan. Semoga langkah kecil ini menjadi Inspirasi bagi orang lain.

Syuting hari ini akan ditayangkan di Sindo Tv dalam acara MotivaTalk.

 

 

Belajar dari bapak penjual siomay

aat mengisi acara outbond LKOL hari ahad kemarin ada satu kejadian menarik sehingga saya harus menuliskannya.

Kisah tukang siomay yang gigih.

Hari menjelang dhuhur ini adalah pos terakhir dalam rangkaian outbond oleh QLT(Quantum Leadership Training). Jumlah peserta sekitar 40 an dengan berbagai gender. Pos terakhir yang memadukan knowledge management, strategi, komunikasi dan kepemimpinan yang bagus.

Namun apa ya hubungannya antara outbond dengan tukang siomay hehehe.

Begini ceritanya, peserta diminta untuk mengisi amunisi dengan air. Ada yang memilih basecamp di dekat pintu masuk ada juga memilih basecamp didekat semak-semak.

Semuanya sibuk mempersiapkan amunisi untuk memenangkan pertandingan di pos terakhir. Di sela-sela kesibukan mereka mengisi amunisi ternyata bapak penjual siomay berdiri didekat mereka dan mengamati apa yang mereka lakukan(Mungkin bapak ini berfikir “ini anak-anak pada ga pernah main di sungai apa ya, lagi ngapain sech mereka kayak orang kurang kerjaan hehe).

Saya juga ikut mengamati walau dari jarak tak begitu jauh, lama juga bapak siomay ini berdiri untuk mengamati mereka dengan kerutan wajah binggung. Setelah beberapa lama ternyata bapak siomay bertanya ke peserta “lagi ngapain dik kog berendam di sungai” jawab peserta “ini pak lagi ngisi amunisi” kata bapak siomay “oh kalau gitu ada amunisi yang lebih tok cer untuk memaksimalkan amunisi yang adik buat” peserta jadi bingung”emang amunisi apa pak” jawab bapak sioamay”ya amunisi perut sioamay yang bapak jual” hehehehe

Walhasil karena kesabaran bapak tadi mengamati keanehan yang mereka lakukan, akhirnya satu persatu peserta membeli sioamy. Efeknya sekitar 20-30 peserta juga ikut-ikutan beli.

Perlu kesabaran untuk mendapatkan apa yang kita targetkan, proses mengamati dan menganalisis juga sangat perlu.

Walaupun dari tukang siomay kita bisa mengambil hikmah.

HIKMAH LEMAH IMAN

Waktu buka-buka folder tulisan pribadi menemukan catatan kecil ini yang sudah lama sekali saya tulis.

Keimanan seseorang ibarat deretan gunung. Kadang di atas kadang dibawah tidak ada yang sama. Kondisi iman hanya dua lebih baik lagi atau lebih buruk lagi.
Ketika iman sedang di atas nikmatnya sungguh tak tergantikan.Ketika iman diatas melakukan segala ibadah terasa mudah dan ringan. Tiada kemalasan ataupun penolakan untuk memenuhi seruanNya.
Namun apa yang terjadi ketika iman sedang dibawah???.
Inilah perjuang yang luar biasa untuk membuktikan ketaqwaan dan cinta kepadaNya. Ketika orang dalam kondisi lemah iman, belum tentu dia adalah orang yang hina.
Hal ini bisa menghampiri siapa saja, walaupun kepada seorang alim yang rajin beribadah. Ada berbagi hal yang menyebabkan kenapa orang sampai terkena lemah iman.
Namun saya hanya ingin mengungkapkan hikmah lemah iman. Agar orang yang sedah lemah iman tidak jatuh berlarut-larut dalam kenistaan. Tetapi dia memiliki semangat untuk bangkit dan meraih cahaya Allah kembali.
Ketika lemah iman pun itu sebuah kenikmatan, karena kita diizinkan Allah merasakan betapa kerasnya perjuang untuk meraih CintaNya. Apalagi jika kita berposisi sebagi seorang penyampai risalah kebenaran(kewajiban semua orang loo 😀 ), kita akan sering bertemu dengan objek yang belum mengenal Allah.
Nah ketika bertemu dengan orang seperti ini tadi bisa kita ajak bicara dari hati ke hati. Karena kita pernah juga merasakan kondisi merana akibat jauh dari Allah.
Sebuah karunia besar ketika dalam kondisi iman lemah, diberikan kesempatan untuk menempa kembali neraca iman yang sempat turun. Disisi lain, kita bisa lebih meresapi pembahasan tentang iman. Hal ini disebabkan ketika orang merasakan futur, dia haus akan cinta Allah yang mampu membasahi keringnya hati. Siraman Allah ini hanya bisa didapatkan melalui keimanan yang kuat menghujam didalam hati.
Missalkan kita ketemu majalah, acara televisi, artikel, ceramah yang sedang membahas cara-cara mendekat kepada Allah, kita menjauh dan enggan untuk menyimak. Namun ketika lemah iman menerpa kamu haus mencari Allah. Ini sebuah bukti bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa Allah. Dengan dekat(mengingat) kepada Allah hati akan menjadi tenang.
29 juli 22.15-22.34