Mengasah Jiwa

Entah sejak kapan sudah lama tidak menulis note di facebook, padahal dulu orang paling getol nulis berdasarkan permasalahan di lapangan. Karena umur yang bertambah atau malah mulai memahami haluan lainnya, akhirnya mulai mengurangi aktivitas menulis. Padahal dalam hati ingin sekali berbagi hikmah kehidupan, hehe lagi-lagi semangatnya untuk nulis lagi mlempem, makanya peru dibakar lagi biar jadi kriuk-kriuk.

 

Sebenarnya sedang membuktikan kata-kata seorang kakak kalas yang saya dapatkan sekitar 4 tahun lalu, saat saya bergabung dengan sebuah redaksi majalah, petuah beliau adalah “ist menulis itu membutuhkan ketajaman dan kepekaan jiwa,karena dia dituntut untuk bisa menangkap makna dari setiap kejadian serta menuangkanya dalam tulisan, sehingga sesuatu yang biasa bisa menjadi luar biasa”. Waktu itu saya hanya manggut-manggut saja, karena mendapatkan job untuk bagian puisi. Bukan saya namanya kalau ga rada nyleneh membuktikan kata-katanya hehe.

 

Semenjak SMP memang saya hoby menulis tapi puisi dan cerpen,hmm tapi kalau dihitung-hitung lebih banyak puisi. Karena semenjak kecil sudah diajarin ortu jadi pujangga😀 setiap acara 17 agustus pasti puisi lagi puisi lagi hehe. Bila lagi mood nulis bisa dalam sejam menghasilkan beberapa karya, kalau ingat dulu selalu ada note kecil di samping tempat tidur, note itu saya gunakan untuk mencatat ide atau kata-kata yang melintas biar ga hilang makanya cepat-cepat dicatat🙂.

Berlanjut, sebenarnya saya lebih suka gaya menulis untuk berbagi, yaa…. setiap orang punya gaya berbeda-beda. apapun itu gaya loe yang enting sarat dengan manfaat bagi pembacanya. Sepanjang saya rajin menghasilkan tulisan memang benar apa kata kakak kelas saya tadi, bahwa jiwa kita akan semakin peka dengan setiap kejadian di sekitat kita. Beberapa bulan kebelakang ini saya coba untuk off menulis atau mengurangi porsi menulis. Dan efeknya saya merasakan ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, ternyata daya kepekaan saya menjadi turun. Teringat juga kalau sedekah itu membuat hidup kita semakin berkualitas dan bahagia, dan tulisan itu termasuk sedekah. Baru nyadar kalau saya pelit sedekah tulisan hehe. Alhamdulillah disadarkan Allah atas kealpaan ini. So kawan jika ingin memiliki jiwa dan hati yang peka maka mulailah menulis, bagikan hikmah yang bisa kau tangkap. Mari kita bantu orang lain untuk memahami hidup ini dari setiap tulisan penuh hikmah yang siap dibagikan, karena sebenarnya kita sedang berbagi energi positif.

Mungkin saya akan lebih fokus membahas tentang bisnis atau ekonomi islam, karena saya begitu tergila-gila dengan dua hal itu. Kata orang bijak “This my way”🙂. Mohon doanya semuanya ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s