Kalimat Negatif Memberikan Efek Besar Terhadap Otak

Catatanku

Dalam kehidupan ini perkataan orang yang bernilai negatif terhadap diri kita lebih membekas daripada pujian. Cacian, umpatan, dan kata-kata kasar lebih lama hilangnya daripada kata-kata yang manis-manis. Begitu pula kritikan, jika kita dkritik maka kritikan itu akan sering terngiang-ngiang dan sulit dilupakan. Hal ini karena kita lebih sering memikirkan kata-kata negatif itu ketimbang memikirkan kata yang baik-baik. Diri kita seolah tidak bisa menerima dikatakan yang buruk-buruk.

Hasil penelitian dr John Cacioppo dari Universitas Chicago menemukan bahwa, seperti dikutip dari artikel ini, “kalimat negatif memberikan efek besar terhadap otak. Dampak ini disebut negative bias. Karena itu, kritikan akan lebih membekas di ingatan dibanding pujian”.

Jika kalimat negatif diucapkan orangtua kepada anak yang masih kecil maka efeknya bisa fatal. Janganlah sekali-sekali mengucapkan kepada anak kata-kata seperti ini: “kamu bodoh”, “kamu pemalas”, “kamu pandir”, “kamu pelawan”, “kamu pembohong”, “kamu tidak berguna”, dan sebagainya. Kata-kata itu akan membekas tertanam pada otak si…

Lihat pos aslinya 120 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s