Kenapa harus menegakkan syariat Islam

MENGAPA HARUS ada Pemerintahan Islam?

Membaca judul diatas pasti yang terbayang dipikiran adalah bentuk negara islam dan segala peraturannya. Hmm,,,bagi sebagian besar orang (bahkan orang muslim sendiri) merasa takut jika hukum islam diterapkan, mereka merasa tidak akan bisa dengan bebas melakukan kativitas, hukum islam adalah hukum kuno, mereka lebih suka mengikuti hukum yang dibuat manusia yang tidak mengenal Allah. Pantas saja ketenangan hidup tak kunjung hadir.

La wong penolakan itu justru datang dari orang yang mengaku beragama islam.
Agar tidak terjadi perdebatan panjang yang tanpa dasar ilmu, disini akan saya sampikan beberapa alasan kenapa harus berdiri pemerintahan islam(hasil dari hunting buku orangšŸ™‚ ). Dengan menyampaikan beberapa alasan ini saya berharap pembaca bisa memahaminya secara penuh bukan parsial lagi dan yang mengaku beragama islam lebih paham lagi dengan tabiat agama ini.
Pemerintahan islam mutlak diperlukan untuk Ā melindungi dan memlihara aqidah dari kemasukan unsur-unsur sinkretisme, mempermainkan agama, atheisme, kemurtadan dan kesesatan.Dalam artian orang yang malas untuk beribadah harus dibina dan orang yang menolak untuk zakat harus diperangi. Penjelasan yang disampaikan oleh said hawa dalam muqadimah bab 3 tentang Ā sistem bermasyarakat dan bernegara.
Dalam muqadimah sebanyak 6 halaman ini disampaikan beberapa alasan untuk membangun pemerintahan berdasarkan syariat islam

. Diantara penjelasannya sebagai berikut:

1.Untuk melindungi jiwa manusia”Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu qishash berkenaan orang-orang yang dibunuh…”(QS 1:178-179)

2.Memelihata kehormatan manusiaSeperti tertulis dalam surat an-nur ayat 1,2,4.3.Memelihara harta manusia(al-baqarah ayat 188.)

3.Menegakkan sistem pendidikan,ekonomi,sosial,militer,moral dan kebudayaan islam.

4.Menjadikan kalimatullah sebagai satu-satunya yang tertinggi dibumi.
Itu beberapa saja penjelasan kenapa kita harus turut serta dalam perjuangan menegakkan pemerintahan yang berlandaskan islam.
“ikatan islam akan lepas sedikit demi sedikit. Pertama lepasnya hukum(pemerintahan) dan terakhir lepasnya shalat.”(H.R Ahmad)
Berlanjut kepembahasan setelahnya tentang unsur-unsur terpenting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dalam pasal ini dibuka dengan penjelasan dengan pengertian al-ummah. Menurut buku ini al-ummah adalah Ā umat para Rasul sejak adam sampai Muhammad saw, para Rasul dan Umatnya sepanjang sejarah membentuk satu umat yang disebut sebagai umat islam. Hanya kepada umat inilah seorang muslim harus menisbatkan dirinya, tidak boleh menisbatkan kepada selainnya baik dalam bentuk persaudaraan ataupun kesetiaan.Beberapa dalil yang menjelasakan hal ini ada pada al-mukminum ayat 52, al-anbiya’ ayat 92, al-ahzab ayat 40 serta ali imran ayat 81(buka sendiri di Al-Quran ya–biar ga cuman ditumpuk dirak bukušŸ™‚ ).
Jika setiap pribadi muslim adalah anggot aumat islam. Orang yang tidak mantap dan tidak merasa sebagai anggota umat maka bukan muslim.Sebab menurut pemandangan islam, pribadi yang ingkar terhadap keanggotaan umat ini dipandang sebagai kufur.Kenyataan ini yang menunjukkan bahwa umat islam adalah umat yang satu dan setiap individunya dipandang sebagai anggota umat.
Beberapa hal yang menjadi fenomena Ā kesatuan adalah:

1. Kesatuan aqidahSyahadatain(paham lah ya waktu disampaikan di mentoring) sebagai titik tolak perubahan dan sebagai gerbang utama untuk masuk islam. Dimanapun dan kapanpun manusia mengucapkan ini sebagai bentuk penisbatan diri maka dia menjadi bagian dari umat ini. Begitu keluar dari lingkaran umat ini, ia Ā bukan lagi sebagai anggota umat.
Ada dua kandungan dalam syahadatain ini yaitu mengimani dan mengakui Muhammad sebagai Rasulullah dan Allah satu-satunya tuhan yang Maha Esa. Dengan keyakinan seperti ini, maka hati kaum muslimin apapun warna kulit, ras, banga menyatu dalam penghambaan kepada Allah.
2.Kesatuan IbadahĀ Mari kita buka kembali al-Qur’an surat Adz-dzariyat ayat 56 (sepanjang pembahasan keep close with your Qur’an). Ayat ini menjadi perintah dan menjadi penjelasan kenapa dan untuk apa kita hidup didunia, melainkan hanya untuk beribadah kepada Allah. Salah satunya ibadah yang fardhu wajib dilaksanakan semua muslim dengan tata cara yang sama seperti shalat dan puasa Ramadhan. Kesatuan ibadah, selain merupakan dasar kesatuan umat juga disyariatkan agar setiap muslim menyatu dalam formasi umat islam.
3.Kesatuan perilaku, adat dan moralKetika mengucapkan syahadatain kita telah mengakui bahwa Muhammad adalah Rasulullah. Salah satu bentuk kita mengakui adalah mengikuti dan menjadikan Rasulullah sebgai teladan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kalu pernah membaca buku “Khadijah the true love story Muhammad” kita akan ikut merasakan bagaiman perjuangan Rasullah menjadikan islam sebagai satu-satunya agama yang memberikan keteladan yang sempurna untuk manusia.
Kesatuan ahklaq seperti sabar, jujur, mulia, konseskuen dan istiqomah(bukan narsis yašŸ™‚ ) telah menjadi karakter setiap muslim, walaupun memiliki perbedaan postur tubuh. Ngera manapun tidak ada yang mempunyai satu kesatuan adat kebiasaan, perilaku dan moral sebagiaman terjadi dalam bangsa-bangsa yang membentuk dirinya sebagai umat islam.
4.Kesatuan sejarahSejarah seorang muslim tidak terkait dengan tanah tumpah darah, ras dan bahasa yang dinidbatkan kepadanya. Sejarah muslim yang bernisbat kepadanya dan menjadi kuat dengannya adalah sejarah islam. Tokoh-tokonya ialah para Rasulullah.
Saya seorang muslim maka jelas saya mempunyai hubungan historis dengan Adam,nuh,Isa,Musa dan Muhammad serta orang-orang yang mengikuti mereka.Saya menjadi kuat disebabkan keterkaitan saaya dengan sejarah ini, tidak ada kecepatand engan sejarah lain. Hal ini justru mmebuat saya bangga dengan islam karena sejarah seorang muslim adalah sejarah umat islam juga.
Dibuka lagi Al-Qur’an nya di surat al-baqarah ayat 136-137.
Cukup dulu ya pembahasannya. Sedikit-sedikit dulu asal paham untuk point ke 5 sampai 8 akan saya tuliskan lain waktu.šŸ™‚

8 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s