Belajar dari Honda

Pembahasan yang sempat ingin saya angkat dalam penelitian, tapi kerena konsepnya masih setengah matang maka dipending dulu sampai waktu yang tidak ditentukan.

Semakin berkembangnya teknolgi dan semakin bertambahnya kebutuhan manusia, tentunya perkembangan produk semakin diperlukan. Riset produk sangat diperlukan dengan dua tujuan pertama memenuhi keinginan konsumen, kedua agar mendekati dengan kenyataan kondisi yang ada. Keberlangsungan hidup sebuah perusahaan tergantung dari inovasi team Reaserch and Dev. Jika team ini mati untuk bergerak dan tidak bisa membaca kondisi pasar, maka sudah bisa dipastikan perusahaannya tidak akan bertahan lama.

Sebut saja beberapa perusahaan bergengsi di negeri ini seperti honda, unilever, nokia dan industri percetakan.  Perusahaan honda selalau melakukan perbaikan dalam produknya agar mampu menjawab keinginan konsumen serta tetap mampu menjadi market leader dalam industri otomotif. Perkembangan produk ini bisa menjadi sebuah gebrakan untuk menumbangkan produk pesainnya.

Ada erbagai strategi pengembangun produk  yang harus disesuaikan dengan visi perusahaan trsbt.

1. Ada yang namanya produk petarung, produk ini muncul untuk menandingin produk-produk pesaingnya. Bisa dilihat dari promosinya yang gencar, desainnya yang hampir mirip dan permainan harganya. Untuk produk petarung akan saya berikan contohnya: Honda produk petarungnya beat dan vario, Yamaha produk petarungnya mio, Daihatsu produk petarungnya terios, toyota rush produk petarungnya toyota dll. Bukan saya ingin memperomosikan honda atau yamaha atau toyota namun ini sebagai pembelajaran bagai kita. Bagai anda yang ingin menjadi pengusaha atau berprofesi sebagai marketing harus memiliki kemampuan /sensitifitas untuk membaca kondisi produk dipasaran, yang akan berdampak terhadap strategi marketing kedepannya.

2.Ada namanya produk unggulan, produk ini akan dipertahankan terus sepanjang masa. Hanya setiap periode dilakukan modifikasi/inovasi namun nama produknya akan tetap. Sebut saja salah satunya Supra keluaran honda, mulai dari pertama muncul supra, supra fit, sura dobel x, supra x, dan sekarang supra x-125. Produk ini selalu dipertahankan dari waktu ke waktu. Berbeda dengan produk astrea legenda, kharisma, kharisma -x yang hanya muncul dalam satu periode saja setelah itu tidak diproduksi lagi.

3.Ada namanya sebagai produk inovator, produk ini hanya muncul secara insidental dan tidak diproduksi secara terus menerus. Strategi ini dilakukan karena ingin meraih segment pasar yang lainnya. Biasanya strategi ini akan diterapkan bagi perusahaan yang mulai menerapkan “full coverage marketing”, yaitu mencoba meraih semua segment pasar dengan beberapa produk.

Beberapa strategi dalam membuat produk , bukan hanya sebagai marketer atau pengusaha saja yang tau. Namun siapapun berhak tau agar dia ga mudah dikibulin😀.

Selain menentukan jenis produk apa yang akan dibuat, tentukan juga diferensiasinya dengan produk yang sudah ada. Perbedaan ini akan membuat produk kita lebih mudah di ingat dan dikenali oleh konsumen.

1.PRODUCT DIFFERENTIATION

—–beberapa komponen yang termasuk

•Features
•Performance
•Conformance
•Durability
•Reliability
•Repairability
•Style & Design

—Pebedaan harganya, bisa memasang harga lebih tinggi atu lebih rendah, memberikan diskon/potongan atau memberikan harga hemat itu tergantung dengan kondisi segment yang ingin diraih.

2.DIFFERENSIASI SERVICE

•Delivery
•Installation
•Customer Training
•Consulting Service
•Repair
•Miscellaneous Services
3.DIFFERENSIASI PERSONIL
•Kompetensi (Competence)
•Keramahan (Courtesy)
•Kepercayaan (Credibility)
•Keandalan (Realiability)
•Kesigapan (Responsiveness)
*Komunikasi (Communication)
4.DIFFERENSIASI CITRA
•Symbols
•Written & Audio / Visual Media
•Atmosphere
•Events
Setelah menentukan perbedaan dengan produk lain maka selanjutnya kita harus mulai menentukan positioning.
•Upaya yang ditempuh perusahaan untuk membangun citra / nilai di benak konsumen.
•Dua aktivitas penting dalam membangun postioning :

1. Menentukan Jumlah Keunggulan

•Single Benefit Positioning
•Double Benefit Positioning
•Triple Benefit Positioning

2. Mengkomunikasi Keunggulan

(Competitive Differentiation)

 

Sedikit pembahasan tentang diferensiasi dan positioning dalam dunia marketing.🙂

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s