HIKMAH LEMAH IMAN

Waktu buka-buka folder tulisan pribadi menemukan catatan kecil ini yang sudah lama sekali saya tulis.

Keimanan seseorang ibarat deretan gunung. Kadang di atas kadang dibawah tidak ada yang sama. Kondisi iman hanya dua lebih baik lagi atau lebih buruk lagi.
Ketika iman sedang di atas nikmatnya sungguh tak tergantikan.Ketika iman diatas melakukan segala ibadah terasa mudah dan ringan. Tiada kemalasan ataupun penolakan untuk memenuhi seruanNya.
Namun apa yang terjadi ketika iman sedang dibawah???.
Inilah perjuang yang luar biasa untuk membuktikan ketaqwaan dan cinta kepadaNya. Ketika orang dalam kondisi lemah iman, belum tentu dia adalah orang yang hina.
Hal ini bisa menghampiri siapa saja, walaupun kepada seorang alim yang rajin beribadah. Ada berbagi hal yang menyebabkan kenapa orang sampai terkena lemah iman.
Namun saya hanya ingin mengungkapkan hikmah lemah iman. Agar orang yang sedah lemah iman tidak jatuh berlarut-larut dalam kenistaan. Tetapi dia memiliki semangat untuk bangkit dan meraih cahaya Allah kembali.
Ketika lemah iman pun itu sebuah kenikmatan, karena kita diizinkan Allah merasakan betapa kerasnya perjuang untuk meraih CintaNya. Apalagi jika kita berposisi sebagi seorang penyampai risalah kebenaran(kewajiban semua orang loo😀 ), kita akan sering bertemu dengan objek yang belum mengenal Allah.
Nah ketika bertemu dengan orang seperti ini tadi bisa kita ajak bicara dari hati ke hati. Karena kita pernah juga merasakan kondisi merana akibat jauh dari Allah.
Sebuah karunia besar ketika dalam kondisi iman lemah, diberikan kesempatan untuk menempa kembali neraca iman yang sempat turun. Disisi lain, kita bisa lebih meresapi pembahasan tentang iman. Hal ini disebabkan ketika orang merasakan futur, dia haus akan cinta Allah yang mampu membasahi keringnya hati. Siraman Allah ini hanya bisa didapatkan melalui keimanan yang kuat menghujam didalam hati.
Missalkan kita ketemu majalah, acara televisi, artikel, ceramah yang sedang membahas cara-cara mendekat kepada Allah, kita menjauh dan enggan untuk menyimak. Namun ketika lemah iman menerpa kamu haus mencari Allah. Ini sebuah bukti bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa Allah. Dengan dekat(mengingat) kepada Allah hati akan menjadi tenang.
29 juli 22.15-22.34

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s