Curahan Di sela KealFaanku

Rasulullah pernah berkata bahwa beliau sangat mengkhawatirkan kesesatan umatnya. Bukan untuk menyembah berhala lalu kata sahabat apa ya rasul yang engkau khawatirkan?
aku khawatir bahwa umatku akan menyembah dirinya sendiri, umatku akan mengagumi dirinya sendiri.

intiya riya dalam beribadah.

Betapa banyak orang beramal
berapa banyak orang bersedekah
berapa banyak orang yang menghabiskan seluruh waktu untuk dakwah(katanya)

namun ketika kiamat tiba
dan datang waktu perhitungan amal
ada orang datang dengan membawa amal sedekahnya
namun Allah berkat
sedekah itu bukan untuk aku tapi kau bersedekah agar dikira orang engkau orang yang dermawan, agar banyak media yang menekspose mu.

lalu datang lagi si fulan yang membawa amal dakwah waktunya
lalu Allah berkata
amal itu bukan untuk ku
kau beramal agar dinilai orang kau orang yang selalu aktif
kau ingin dilihat orang tampil dengan kemampuanmu, kau ingin dipuji kau juru dakwah yang tangguh
lalu ada sifulan datang dengan amalan sholatnya
lalu Allah melemparkan pahala sholatnya
Allah berkat amalan yang kamu lakukan bukan untuk ku
melainkan kau ingin dipuji sebagai orang yang rajin beribadah
kau ingin dipuji karena kekhusukanmu

niat yang rusak akan merusak seluruh nilai ibadah kita. Karena keinginan dipuji orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s