Besi Pun Perlu Diuji

Besi perlu diuji kekuatannya

Setiap manusia akan melalui berbagai masa dan kondisi. Kadang kala dalam kondisi kuat dan kadang kala dalam kondisi lemah. Kedua hal tersebut salaing menyeimbangkan roda kehidupan, yang akan selalu berputar mengikuti pergerakan amal.

Di suatu hari saya terfikirkan oleh suatu hal.Bahwa setiap orang dibuat lemah, lalu memohon kepada Allah kekuatan. Lalu Allah memberikan kekuatan, namun beberapa saat lagi Allah memberikan sedikit benturan untuk menguji kekuatan kita. Layaknya sebuah besi yang perju diuji kekuatannya. Tengoklah disekeliling kita benda yang cantik namun berbahan dasar besi. Sebut saja sepeda motor,almari besi, meja, kursi dll. Semuanya ini tersusun oleh beberapa besi dengan berbagai bentuk. Untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan besi harus melewati proses di potong, di las, di cat dan diberikan tambahan beban lain agar kuat ketika ada beban diatasnya.

Tak ubahnya seorang manusia yang menginginkan dirinya menjadi manusia yang memiliki kepribadian santun dan banyak memberikan manfaat. Tentunya kita harus tau bagaimana memulai mendesainnya, bisa dari teman yang kita pilih, lingkungan yang dipilih, bacaan dan tontonan yang dipilih. Kesemua resep itu akan bercampur menjadi satu dan menghasilkan masakan akhlaq yang cantik. Memiliki akhlaq cantik kita harus rela memotong kebiasaan jahiliyah, mengelas keimanan, dan menguatkan diri dalam menapaki jalan dakwah. Ketika semuanya telah tercampurkan, maka akan lahir keindahan akhlaq.

Akhlaq yang kokoh dan kuat dalam menghadapi berbagi rintangan. Karena begitu sayang nya Allah kepada kita, maka sang pencipta akan menguji ciptaannya dengan sedikit kesempitan dan kelaparan. Untuk menguatkan las-lasan keimanannya, untuk menguatkan sendi-sendi semangat dakwahnya. Jadi ketika kita telah diberikan kekuatan jangan lah jadi sombong atau riya’, bahwa kita telah berhasil memenangkan ujian. Namun Allah akan menguji kita dengan hal lain agar kita tidak lupa diri. Karena kekuatan dan kesempurnaan hanyalah milik Allah. Besi pun perlu di uji kekuatannya dengan sidikit benturan, apalagi manusia akan diuji juga oleh penciptanya. Wallahu’alam bi showab. 4 Agustus 2010 09.45-10.01

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s